Jelang Mudik Lebaran, Tol Bocimi Seksi III Dibuka Fungsional untuk Atasi Kemacetan

0
IMG-20260309-WA0059

CNBC MEDIA NET ,SUKABUMI – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat yang akan mudik ke Sukabumi pada Lebaran 2026. Ruas Jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) Seksi III yang menghubungkan Cibadak hingga Sukabumi Barat dipastikan akan dibuka secara fungsional untuk membantu mengurai kemacetan di jalur arteri.

Kesiapan jalur tersebut ditinjau langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, saat melakukan pengecekan ke lokasi pembangunan pada Senin (9/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan ruas tol tersebut siap digunakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Rudi mengatakan, pembukaan jalur fungsional sepanjang sekitar 5,6 kilometer ini dinilai sangat penting untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini kerap terjadi di jalur arteri Parungkuda hingga Kota Sukabumi.

“Tol Bocimi Seksi III ini sangat strategis. Jika difungsikan, jalur ini bisa memangkas jalur arteri yang selama ini memiliki banyak titik kemacetan panjang,” kata Rudi saat
berada di lokasi proyek.

Menurutnya, selama ini ruas jalan Parungkuda hingga wilayah Kota Sukabumi menjadi salah satu titik paling padat saat arus mudik. Dengan dibukanya seksi III, kendaraan yang menuju Sukabumi dapat langsung menghindari sejumlah titik macet tersebut.

Pihak kepolisian bersama pengelola jalan tol juga telah menyepakati skema pengoperasian jalur fungsional tersebut. Rencananya, ruas tol ini mulai dibuka pada 13 Maret 2026 dengan waktu operasional dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Rudi menjelaskan, progres pembangunan tol saat ini hampir rampung seluruhnya. Pekerjaan yang tersisa hanya sekitar 150 meter sebelum jalur tersebut dinyatakan siap digunakan.

“Masih ada sekitar 150 meter yang akan dilakukan pengecoran. Insyaallah selesai pada 12 Maret, sehingga tanggal 13 sudah bisa difungsikan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan,” ujarnya.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap menaruh perhatian pada sejumlah titik rawan kemacetan di jalur arteri, terutama di kawasan Pasar Cibadak dan Simpang Ratu.

Untuk mengantisipasi kemacetan, pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya penataan angkutan kota agar tidak berhenti di bahu jalan sekitar pasar, serta pemasangan pembatas jalan untuk mengurangi titik persimpangan yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.

“Saya cukup memahami jalur Parungkuda sampai Sukabumi Kota itu banyak titik rawan macet. Namun kami sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar arus mudik tetap lancar,” pungkasnya (isw89)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *