Menghafal Al-Qur’an: Kemuliaan dan Keistimewaan

0
IMG-20260221-WA0031

CNBC MEDIA NET Bangkalan Menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu kemuliaan yang Allah SWT anugerahkan kepada hamba-Nya. Penghafal Al-Qur’an memiliki kedudukan istimewa, baik di sisi Allah SWT maupun di tengah-tengah masyarakat.

Keistimewaan pertama seorang penghafal Al-Qur’an adalah kedudukannya yang mulia di sisi Allah SWT. Mereka adalah ahlullāh wa khāṣṣatuh, yaitu keluarga Allah dan orang-orang pilihan-Nya.

Penghafal Al-Qur’an juga akan memberikan syafaat, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang tuanya di hari kiamat. Kedua orang tua dari penghafal Al-Qur’an akan dikenakan mahkota cahaya yang sinarnya melebihi cahaya matahari.

Rasulullah SAW bersabda bahwa di akhirat kelak akan dikatakan kepada penghafal Al-Qur’an: “Bacalah dan naiklah, serta tartilkanlah sebagaimana engkau membacanya di dunia, karena sesungguhnya kedudukanmu sesuai dengan ayat terakhir yang engkau baca.”

Dengan demikian, menjadi penghafal Al-Qur’an adalah amanah sekaligus kemuliaan yang besar. Keistimewaan yang Allah SWT janjikan tidak hanya berupa pahala dan derajat yang tinggi di akhirat, tetapi juga ketenangan dan keberkahan hidup di dunia.

Buya Dr. Mohamad Djasuli, Pengasuh PPM Tebu Falah, menekankan pentingnya menghafal Al-Qur’an dengan niat yang ikhlas, usaha yang sungguh-sungguh, serta komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari ¹.

Di Tulis Rakmat Meifo Safarullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *