SKANDAL MBG: Makan Bergizi Gratis atau Monster Bertopeng Gizi? Pimpinan Redaksi Abi Munif Bersuara

0
Screenshot_2026-03-05-08-17-35-49_680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

CNBC MEDIA NET SURABAYA Pimpinan Umum Redaksi Media On Line RADAR NUSANTARA POST , Abi Munif, mengangkat isu kontroversial seputar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah. Dalam episode 1 “MBG 2025”, Abi Munif mempertanyakan keefektifan program ini setelah puluhan anak-anak keracunan makanan di berbagai daerah.

BEM melontarkan kritik pedas, menyebut program ini sebagai “Maling Berkedok Gizi”. Stunting digambarkan sebagai “monster” yang tersembunyi, tapi apa yang terjadi jika makanan yang diberikan justru menjadi “monster bertopeng gizi”?

Program MBG, yang bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah, balita, dan ibu hamil, dikritik karena anggaran yang besar, yaitu Rp 335 triliun pada 2026, yang diambil dari pos pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Abi Munif juga mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran dan dugaan korupsi dalam program ini. “Siapa pemilik SPPG? Apakah yang dekat dengan pemenang pilpres?” tanyanya. Ia juga mengkritik bahwa program MBG ini jelas melanggar konstitusi, tidak memenuhi 20% anggaran pendidikan.

Anggaran MBG yang besar ini juga dipertanyakan, karena diambil dari beberapa pos APBN, termasuk Rp 223 triliun dari anggaran pendidikan, Rp 24,7 triliun dari anggaran kesehatan, dan Rp 19,7 triliun dari anggaran ekonomi. “Ini jelas tidak tepat sasaran,” kritik Abi Munif.

Pemerintah diminta untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan program MBG ini. Abi Munif mengakhiri episodenya dengan pertanyaan, “Tidak layak MBG singkatan dari Makan Bergizi Gratis, tapi ‘Monster Bertopeng Gizi’?”

Jurnalis isw89

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *