Tayub Suko Laras Ds Celep Bertahan Tanpa Dukungan Desa, Dinas Kebudayaan Kediri Diminta Bertindak

0
Screenshot_2026-04-03-00-42-10-71_680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

CNBC MEDIA NET KEDIRI  Kesenian Tayub di Dusun Celep, Desa Mlancu, Kediri, masih rutin digelar setiap Kamis malam Jumat di Punden Sumber Suko. Iringan gending Jawa tetap lestari, menjadi bukti ketangguhan tradisi di tengah gempuran modernisasi.

Penggerak kesenian, Ismadi, menegaskan kegiatan ini sepenuhnya digerakkan warga tanpa bantuan pemerintah desa. Ia menyayangkan sikap kepala desa yang dinilai kurang peduli pada warisan budaya lokal. “Ini milik bangsa, harus dirawat bersama,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Warga berharap kesenian Tayub tidak hanya hidup sebagai rutinitas, tetapi diakui sebagai identitas budaya Kediri. Dukungan nyata dari pemangku kebijakan dinilai mendesak agar tradisi ini tidak kehilangan ruang.

Praktisi budaya meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan turun tangan, bersinergi dengan kepala desa Mlancu, untuk memastikan Tayub Celep mendapat perlindungan dan pembinaan sebagai aset daerah#.Jurnalis isw89 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *