Geger di Kos Keputih, Mahasiswa PENS Ditemukan Meninggal Dunia Gantung Diri
Surabaya, Cnbcmedia.net – Seorang mahasiswa berinisial RPA ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Jalan Keputih Makam Blok B, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, pada Rabu (16/9/2026) dini hari.
RPA ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian, korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri. Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan kronologi kematian.
Kabid Darlog BPBD Surabaya Linda Novanti mengatakan, petugas BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 04.10 WIB setelah menerima laporan mengenai adanya penemuan jenazah di tempat kos.

Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan penghuni kos. Tim Inafis Polrestabes Surabaya kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans PMI.
“Petugas tiba di lokasi langsung berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan penghuni kos adanya penemuan jenazah. Setelah dilakukan olah TKP oleh jajaran tim Inafis, jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans PMI,” ujar Linda saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, RPA diketahui merupakan mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
Kanit Reskrim Iptu Ari Widodo mengatakan, hasil olah TKP dan TPTKP bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya mengarah pada dugaan sementara bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan tali.
“Hasil olah TKP dan TPTKP bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya, dugaan sementara adalah bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali,” kata Ari.
Namun, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian secara final. Pemeriksaan medis di RS Bhayangkara masih dilakukan untuk memastikan kondisi dan penyebab meninggalnya korban.
“Untuk kepastian penyebab meninggalnya korban, kami masih koordinasi dengan pihak dokter RS Bhayangkara,” pungkasnya.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih mengumpulkan keterangan serta melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut.
(uzi)
