Moch Rokib, S.H. mendukung Polri di Bawah Presiden RI.

0
InCollage_20260130_212754624

CNBC Media Net Surabaya,-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak Polri berada di bawah kementerian khusus saat rapat kerja bersama Komisi III DPR, Senin (29/1/2026). Dia menyerukan jajarannya untuk mempertahankan posisi Polri di bawah presiden sampai titik darah penghabisan.

Moch Rokib, S.H. menilai pernyataan Sigit tersebut merupakan penegasan atas komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Seruan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar seluruh jajaran Polri berjuang sampai titik darah penghabisan di bawah Presiden perlu dibaca sebagai penegasan arah pengabdian, bukan sekadar ungkapan heroik,” ujar Moch Rokib dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Dia mengatakan, perintah yang disampaikan Sigit bermakna moral dan konstitusional yang menempatkan Polri sebagai instrumen utama dalam memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh rakyat.

Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, kata dia, Presiden memegang mandat langsung dari rakyat. Karena itu, loyalitas Polri kepada Presiden pada hakikatnya adalah loyalitas kepada kepentingan publik.

“Polri ditempatkan bukan untuk membela kekuasaan, melainkan untuk menjamin rasa aman, keadilan, dan perlindungan bagi warga negara. Di titik inilah makna ‘sampai titik darah penghabisan’ menjadi jelas, bekerja tanpa setengah hati, dengan integritas penuh, dan dengan kesetiaan total kepada tujuan pengabdian,”ujar Moch Rokib, S.H. selaku Wakil Ketua DPD Jatim MABES (Madura Bersatu).

Aba Rokib menegaskan keberanian Polri bukan hanya diuji dalam situasi krisis, tetapi juga dalam konsistensi menjalankan tugas sehari-hari dengan melayani masyarakat dengan adil, menegakkan hukum tanpa pandang bulu, serta menjaga martabat setiap warga negara yang berhadapan dengan hukum.

“Pandangan ini sejalan dengan cara berpikir konstitusional Presiden Prabowo Subianto mengenai fungsi lembaga keamanan negara. Sejak sebelum menjabat, Prabowo kerap menekankan bahwa TNI dan Polri adalah pilar utama kehadiran negara dalam melindungi rakyat,” pungkas Aba Rokib.

#morogus68

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *